Ini Dia Alasannya Kenapa Udara Dingin Bikin Sering Buang Air Kecil

Covesia.com – Saat merasa kedinginan, biasanya kita jadi sering sekali bolak-balik ke kamar mandi untuk buang air kecil. Hal tersebut kadang bisa terasa sangat mengganggu, terutama jika anda sedang sibuk bekerja, mengerjakan ujian, berada di alam terbuka, atau berkendara.

Anda seolah tak bisa mengendalikannya meskipun sudah berusaha menghangatkan diri atau minum lebih sedikit. Lalu, apa yang sebenarnya menyebabkan udara dingin bikin sering buang air kecil? Simak penjelasannya di bawah ini dan jangan lewatkan juga berbagai cara mudah untuk mencegah kedinginan, dikutip covesia.com dari laman hellosehat:

Fenomena beser atau sering buang air kecil ketika suhu udara sangat rendah juga disebut sebagai cold diuresis. Hal ini bisa terjadi pada siapa pun, terlepas dari usia, jenis kelamin, tipe tubuh, dan pola makan anda. Berikut adalah penjelasan mengapa udara dingin bikin sering buang air kecil.

Tekanan darah tinggi

Seperti yang sudah dijelaskan, tekanan darah akan meningkat saat anda kedinginan. Karena tekanan darah meningkat, tubuh pun mengirimkan sinyal bagi ginjal untuk membuang kelebihan cairan dalam tubuh. Akibatnya, volume air seni akan meningkat dan ginjal bekerja lebih keras untuk mengeluarkan air seni dari tubuh.
Kadar air tidak seimbang

Ketika suhu tubuh anda menurun, fungsi protein tertentu dalam tubuh yang dikenal sebagai aquaporin akan terganggu. Aquaporin bertanggung jawab sebagai saluran keluar dan masuknya air ke dalam sel tubuh.

Saat kedinginan, aquaporin menahan masuknya air ke dalam sel. Hal ini dibaca oleh tubuh sebagai pertanda bahwa ada terlalu banyak air pada aliran darah. Karena kadar air pada sel tubuh dan aliran darah tidak seimbang, ginjal jadi lebih sering membuang kelebihan cairan lewat air seni.

Tidak berkeringat

Penyebab lain mengapa udara dingin bikin sering buang air kecil adalah berhentinya pada sistem perspirasi tubuh. Perspirasi adalah proses menguap atau keluarnya air dari kelenjar keringat. Ketika kedinginan, tubuh tak akan berkeringat seperti saat Anda kepanasan. Akibatnya, tak ada cara lain bagi air untuk dibuang dari tubuh selain melalui urin.   

Yang bisa dilakukan untuk menjaga suhu tubuh

Agar anda tak perlu bolak-balik ke kamar mandi saat kedinginan, ada beberapa trik yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah menggerakkan otot-otot tubuh seperti lengan atau kaki. Gerakan yang anda buat akan menghasilkan panas lebih besar daripada saat anda gemetar atau menggigil. Dengan suhu yang lebih hangat, tubuh pun diharapkan bisa berfungsi seperti biasanya lagi.

Cara lainnya adalah mengonsumsi makanan pedas yang berkalori tinggi. Selain makanan dan minuman yang panas, mengonsumsi makanan pedas dengan kandungan kalori yang tinggi akan membantu menjaga suhu tubuh agar tetap hangat. Anda bisa menambahkan saus sambal atau cabe pada makanan anda yang terdiri dari makanan yang berlemak.

(sea)

Selengkapnya

Iklan
Ini Dia Alasannya Kenapa Udara Dingin Bikin Sering Buang Air Kecil

Menhub: Jalur Jakarta-Bandung Saat Ini Tidak Nyaman

Covesia.com – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menilai jalur Jakarta-Bandung saat ini tidak nyaman untuk pengguna jalan karena banyaknya truk yang melintas melebihi muatan sehingga jarak tempuh mencapai 5 jam lebih.

“Jalur itu sudah mengkesampingkan rasa aman dan nyaman sehingga perlu dikeluarkan aturan agar truk bermuatan lebih tidak lagi melintas,” kata Menhub Budi Karya kepada pers di Cikarang, Jawa Barat, Minggu.

Hal tersebut disampaikan usai menhub rapat koordonasi dengan Jasa Marga, Kakorlantas, serta Dinas Perhubungan Jawa Barat membahas truk bermuatan lebih.

Menurut menhub, akibat truk kelebihan muatan maka kecepatan akan berkurang sehingga berpengaruh kepada kecepatan kendaraan di belakang.

Selain itu, kata Menhub, akibat truk bermuatan lebih juga mengakibatkan jalan rusak sebelum waktunya sehingga mempengaruhi kecepatan kendaraan yang melintas.

Menhub menambahkan akibat truk bermuatan lebih kendaraan sering mogok seperti ban kempes atau as roda patah, sehingga mengganggu laju kendaraan di belakang.

Saat ini, kata Budi, pemilik dan supir truk seringkali mengabaikan angkutan muatan sehingga banyak yang melakukan pelanggaran.

“Tadi saja dari lima truk yang kita periksa muatannya,ternyata semuanya kelebihan muatan. Ini membuktikan bahwa pemilik dan supir truk tidak peduli dengan keselamatan dan kenyamanan di jalan raya,” katanya.

Menhub mengatakan pihaknya bersama Kementerian Koordinator Perekonomian akan melakukan koordinasi membuat regulasi pengaturan truk melintas jalur Jakarta-Bandung.

“Kita akan buat regulasi yang ketat termasuk pengenaan denda seperti tilang,” katanya.

Dirut PT Jasa Marga Desi Arryani mengatakan, truk bermuatan lebih selama ini menjadi penyebab utama terjadinya perlambatan kecepatan di jalur Jakarta-Bandung.

Bahkan, katanya, dari 100 persen kecelakaan yang terjadi di jalur itu, sebanyak 63 persen dialami oleh truk bermuatan lebih.

Akibatnya, semua kendaraan menjadi terhambat perjalanannya dan berdampak makin lamanya perjalanan Jakarta-Bandung atau sebaliknya.

(ant/adi)

Selengkapnya

Menhub: Jalur Jakarta-Bandung Saat Ini Tidak Nyaman

Piala Presiden 2018, Sriwijaya FC Bungkam PSM Makassar 3-0

Covesia.com – Laga kedua grup A mempertemukan Sriwijaya FC melawan PSM Makassar sore ini, Minggu (21/1/2018) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung.

Babak pertama dimulai Sriwijaya FC mengambil inisiatif serangan. Laga baru berjalan enam menit, Adam Alis berhasil membawa Sriwijaya FC unggul 1-0 setelah mendapat umpan matang dari Manucheckr Dzalilov.

Unggul 1-0, Sriwijaya FC semakin bersemangat memborbardir pertahanan PSM Makassar yang dalam laga kali ini memainkan semua pemain mudanya. Itu dikarenakan skuad utama mereka juga akan bermain dibabak final PSM Super Cup Asia di makassar malam ini.

Beberapa peluang mereka ciptakan lewat Dzahlilov, Adam Alis dan Makan Konate, namun PSM yang bermain bertahan berhasil menahan gempuran tersebut, hingga menit ke 40′, skor 1-0 masih tetap bertahan.

Menit ke 41′, sundulan Esteban Vizcarra juga masih mampu ditahan oleh M. Syaiful. Sedangkan bagi PSM, sepanjang 45′ menit babak pertama tak ada satupun serangan mereka yang mampu menembus pertahanan Sriwijaya FC. Sampai babak pertama usai skor 1-0 masih tetap bertahan.

Babak kedua, Sriwijaya FC tidak menggendurkan serangannya guna mendapatkan gol tambahan. Namun solidnya pertahanan yang digalang oleh Hasim Kipuw membuat gawang PSM tetap aman sampai menit ke 70′.

Menit ke 71′ tendangan keras makan Konate masih bisa diamankan oleh M. Syaiful. Asyik menyerang, gawang Teja Paku Alam hamoir saja bobol lewat peluang emas yang didapatkan PSM di menit ke 74′. Mendapat bola terobosan, Heri Susanto melepaskan shooting keras, bola sempat lepas dari Teja Paku Alam, namun masih bisa diamankan kembali.

15 menit terakhir, PSM coba mengimbangi serangan dari Sriwijaya FC. Petaka datang kepada PSM di menit ke 87′. Irfan Hakim melakukan pelanggaran atas Dzhalilov dikotak terlarang. Makan Konate yang ditunjuk menjadi algojo penalti berhasil membawa Sriwijaya FC unggul 2-0.

Permainan ciamik PSM Makassar dalam menahan gempuran serangan Sriwijaya FC kembali dihukum oleh Manucheckr Dzhalilov di akhir laga. Memaksimalkan tendangan pojok Alvin Tuassalamony, Dzhalilov yang tidak terkawal berhasil mencocor bola ke gawang M. Syaiful dimenit ke 93′. Skor 3-0 sekaligus menjadi akhir laga.

Dengan kemenangan ini, asa Sriwijaya FC untuk lolos kembali terbuka lebar. Sedangkan PSM Makassar dipastikan hampir masuk kotak dan tidak lolos kebabak selanjutnya.

Starting Line – up Kedua Tim

Sriwijaya FC:

Teja Paku Alam;Novan Setya, Bio Paullin, N’Diaye, Alvin Tuasalamony;Makan Konate, Abimanyu, Ikhsan Kurniawan, Adam Alis, Esteban Vizcarra;Manucheckr Dzalilov

PSM Makassar:

M. Syaiful;Ahmad Haris, Hendra Wijaya, Hasim Kipuw, Rizky Eka Pratama;Reva Adi Utama, Irfan Jamil, Rasyid Bakri, Heri Susanto, Aji Kurniawan;Arsyad Yusgiantoro.

(ynm)

Selengkapnya

Piala Presiden 2018, Sriwijaya FC Bungkam PSM Makassar 3-0

Pantai Tansridano Pessel yang Digemari Namun Tak Terawat

Covesia.com – Terletak di Taluek, Kecamatan Batangkapeh, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), pantai Tansridano menjadi salah satu destinasi wiasata pantai yang ramai disambangi pengunjung terutama diwaktu hari libur.

Setiap minggunya khususnya di akhir pekan, pantai ini dipadati pengunjung yang ingin menikmati deburan ombak di pesisir Samudera Indonesia, atau yang lagi bersuka ria sambil berswafoto dengan latar barisan pohon pinus yang bersusun rapi dan asri.

Tapi sayang keindahan dan suasna pantai nan sejuk yang terletak diujung selatan Sumatera Barat ini kurang terawat, disamping itu kebersihan pantai pun bisa dikata sangat meprihatinkan. Terlihat disepanjang pantai sampah-sampah bekas minuman dan pastik berceceran bersejajaran dengan pohon pinus yang tumbuh berbaris.

Tak hayal, kondisi ini membuat ketidaknyaman para pelancong yang sengaja meluangkan waktu untuk pergi kesana.

Sepertihalnya yang diungkapkan oleh Tomi (24) yang mengaku saban pekan rutin berkunjung ke objek wisata ini. Dirinya menyayangkan dengan kondisi pantai dengan sampah berserakkan. Padahal menurutnya, tempat ini sangat diminati oleh orang banyak.

“Setiap Minggu kami beserta kawan-kawan pasti berkunjung ke pantai ini, dan tidak hanya kami, silakan dilihat mengunjung nya pasti ramai apabila pada hari minggu,”katanya kepada Covesia.com Minggu (21/1/2018).

Hampir senada dengan Roni, Idal (35) warga setempat menuturkan, pantai ini ramai dikunjungi oleh pengunjung yang hanya sekedar kongkow-kongkow maupun yang berselfi setiap minggunya.

Terkait joroknya lokasi pantai, ia mengatakan bahwa hal tersebut karena tidak adanya pihak kebersihan yang bertugas disamping kesadaran warga yang berkunjung untuk menjaga kebersihan lokasi.

Reporter: Indra Yen

Selengkapnya

Pantai Tansridano Pessel yang Digemari Namun Tak Terawat

Kuasa Politik: Dua Kali Melawan Putusan MK

Dalam politik, suatu putusan pengadilan bisa saja menjadi mainan. Bukan hanya sekali, mungkin sudah sering terjadi. Dalam catatan media, pasti ingat bagaimana ketentuan pidana menjadi masalah terkait bakal calon kepala daerah di UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota, Sabtu (20/01/2018)

Jauh sebelumnya, putusan MK tentang Pemilu Serentak pun buyar makna. Hal ini karena Komisi II dan Mendagri (sebagai Wakil Presiden) bersama-sama menyepakati Presidential Threshold (ambang batas pencalonan presiden). Logika serentak yang menyisakan Presidential Threshold membuat masalah. Meskipun, pada hari terakhir ini, MK malah menguatkan ambang batas pencalonan presiden tersebut. 

Kemudian, ada judicial review atas ketentuan “mandiri” oleh Anggota KPU periode 2012-2017, meskipun MK membatalkan kuasa Rapat Dengar Pendapat yang “mengikat” pada peraturan KPU dan Bawaslu. Tetap saja, Komisi II mempermasalahkan putusan MK. Bahkan, para calon anggota KPU/Bawaslu Periode 2018-2022 mendapat serangan keras saat uji kepatutan dan kelayakan. Kalau kita lihat, sampai saat ini, ruang konsultasi antara penyelenggara pemilu dengan Komisi II masih membuka ruang kuasa politik melawab putusan MK. 

Terakhir, putusan MK terkait verifikasi faktual kepada seluruh partai akibat inkonstitusional Pasal 173 ayat (1) dan (3) UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Bukannya mematuhi, Komisi II dalam forum kuasanya RDP memaksakan penyelenggara pada pilihan pahit tanpa solusi. Bagaimana mungkin KPU mengakali proses verifikasi faktual, dengan kata lain ikut melawan putusan MK. 

Oleh karena itu, sudah saatnya Presiden memanggil seluruh partai koalisi untuk mengatakan sikap politik penyelamatan demokrasi. Tidak ada alasan untuk bertele-tele dalam pembahasan verifikasi faktual. Toh Presiden memiliki kekuatan yang memaksa para parpol mengontrol anggota DPR yang keblinger akan nafsu politik. 

Selain itu, masyarakat juga harus pro aktif, lihat sendiri apakah partai memiliki kantor sampai ke tingkat kecamatan. Atau apakah pengurusnya memang ada sampai ketingkat ranting. Dengan laporan masyarakat secara nasional yang tidak membutuhkan waktu lama. Maka Presiden bisa memaksa parpol untuk “ngaca” apakah siap mengelola partai atau tidak. Jangan-jangan pengurus parpol tidak serius mengurusi organisasi. Atau takut ketahuan tidak memiliki pengurus atau anggota. Sehingga menolak verfikasi faktual sebelum ketahuan borok politiknya.

Di lain sisi, KPU wajib menjalankan verifikasi faktual dengan segenap sumber daya yang ada. Kalau perlu, KPU bisa meminta bantuan ormas atau lembaga atau masyarakat untuk membantu para verifikator untuk memastikan verifikasi faktual berjalan lancar. Apabila Pemerintah menolak mengeluarkan dana, artinya pemerintah tidak mampu menjamin “situasi tidak terduga” pada proses pemilu. Dengan bahasa lain, jika kita dalam kondisi mendadak perang (kena serangan oleh militer negara lain), bisa saja pemerintah tidak sanggup memenuhi kebutuhan dana perang. 

Mari pantau Komisi II dan lihat keberaniannya membuktikan kemampuan mengelola organisasi. Semoga saja “menolak verifikasi faktual” bukan menjadi bukti ompongnya organisasi partai politik.

****

Selengkapnya

Kuasa Politik: Dua Kali Melawan Putusan MK

Menhub: Jalur Jakarta-Bandung tidak Nyaman

Covesia.com– Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menilai
jalur Jakarta-Bandung saat ini tidak nyaman untuk pengguna jalan karena
banyaknya truk yang melintas melebihi muatan barang sehingga jarak tempuh lebih
5 jam.

“Jalur itu sudah mengkesampingkan rasa aman dan nyaman
sehingga perlu dikeluarkan aturan agar truk bermuatan lebih tidak lagi
melintas,” kata Menhub Budi Karya kepada pers di Cikarang, Jawa Barat,
Minggu, (21/1/2018).

Menurut Menhub, akibat truk kelebihan muatan maka kecepatan
akan berkurang sehingga berpengaruh kepada kecepatan kendaraan di belakang.

Selain itu, katanya, akibat truk bermuatan lebih juga
mengakibatkan jalan rusak sebelum waktunya yang akan mempengaruhi kecepatan
kendaraan yang melintas.

Menhub menfarakan pula, akibat truk bermuatan lebih
kendaraan sering mogok seperti ban kempes atau as roda patah, sehingga
mengganggu laju kendaraan di belakang.

Saat ini, kata Budi, pemilik dan supir truk seringkali
mengabaikan angkutan muatan sehingga banyak yang melakukan pelanggaran.

“Tadi saja dari lima truk yang kita periksa
muatannya,ternyata semuanya kelebihan muatan. Ini membuktikan bahwa pemilik dan
supir truk tidak peduli dengan keselamatan dan kenyamanan di jalan raya,”
katanya.

Menhub mengatakan pihaknya bersama Kementerian Koordinator
Petekonomian akan melakukan koordinasi untuk membuat regulasi pengaturan truk
melintas jalur Jakarta-Bandung. “Kita akan buat regulasi yang ketat
termasuk pengenaan denda seperti tilang,” katanya.

(ant/jon)

Selengkapnya

Menhub: Jalur Jakarta-Bandung tidak Nyaman

Kader Gerindra Tewas Tertembak Brimob, Imparsial Minta Kasus Diusut Tuntas

Covesia.com– Kader Partai Gerindra Fernando Alan Joshua Wowor
tewas tertembak setelah bersitegang dengan anggota polisi Satuan Brimob
berpangkat Brigadir Satu (Briptu) berinisial AR di Bogor, Sabtu (20/1).

Terkait dengan kasus tersebut, Wakil Direktur Imparsial
Gufron Mabruri meminta agar semua pihak tidak berprasangka atau berpraduga yang
tidak-tidak terkait kasus tewasnya kader partai tersebut.

“Dalam menyikapi kasus tersebut, sangat penting bagi setiap
pihak untuk tidak membuat berbagai prasangka atau praduga dan mendorong penegak
hukum bekerja untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan memproses hukum siapapun
yang bersalah,” kata Gufron kepada Covesia.com, Minggu (21/1/2018)

Menurut dia, sebagai negara hukum, tentu tidak dibenarkan
bagi siapapun melakukan tindakan kekerasan apalagi hingga menimbulkan korban
jiwa.

“Dalam konteks itu, yang perlu dilakukan adalah memberikan
kesempatan kepada polisi yang sedang menginvestigasi kasus itu dan dijalankan
secara transparan dan akuntabel, serta memproses hukum siapapun yang bersalah
dalam kasus tersebut,” ujar dia.

(jon)

 

Selengkapnya

Kader Gerindra Tewas Tertembak Brimob, Imparsial Minta Kasus Diusut Tuntas